TAFSIR BI AL-MA'TSUR

 TAFSIR BI AL-MA'TSUR

Materi by Muhammad & Iqbal Ratama

    Tafsir Bi al-Ma'tsur menurut bahasa ialah bil-Ma’tsur berasal dari isim maful atsara yang berarti manqul atau dinukilkan.

    Tafsir Bi al-Ma'tsur menurut Muhammad al-Zarqani ialah penafsiran ayat Al-Qur’an
dengan ayat Al-Qur’an, Al- Qur’an dengan Sunnah Nabi, dan para sahabat.

    Sumber penafsiran xari Tafsir Bi al-Ma'tsur ini adalah sebagai berikut

1. al-Qur'an

2. Hadist

3. Para Sahabat

4. Tabi'in

    Kelebihan dari Tafsir Bi al-Mat'tsur ini adalah Menurut para mufassir Tafsir bi Al-Ma’tsur adalah tafsir yang paling-berkualitas dan paling tinggi nilainya. 

    Kekurangan dari Tafsir Bi al-Mat'tsur ini adalah Tercampur aduknya riwayat-riwayat yang shahih dengan riwayat-riwayat hadits yang sanadnya lemah.

    Perkembangan Tafsir Bi al-Ma’tsur: 

Pada zamannya tafsir bil-ma’tsur dilakukan dengan cara menukil penafsiran dari Rasulullah SAW, atau dari sahabat oleh sahabat,serta dari sahabat oleh tabi’in dengan tata cara yang jelas periwayatannya, cara seperti ini biasanya dilakukan.

Setelah itu ada periode dimana penukilannya menggunakan penukilan pada zaman sahabat yang telah dibukukan dan dikodifikasikan, pada awalnya kodifikasi ini dimasukkan dalam kitab-kitab hadits.

Kitab-kitab Bi Al-Ma’tsur adalah sebagai berikut.

1. Jami’al – Bayyan fi Tafsir Qur’an (Ibnu Jarir)

2. Tafsir al- Al-Qur’an Azhim (Ibnu Katsir)

3. Ad-Darul Mantsur Tafsiril Ma-tsur (Imam As-Suyuthi)

4. Ma’alimut Tanziil  (Al-Baghawi)

5. Kitab Fath Al-Qadir (Imam Al-Syaukani)

Komentar

Postingan Populer